5 Contoh Teks Deskripsi Singkat Beserta Strukturnya | Bahasa Indonesia Kelas 7

Contoh teks deskripsi dan strukturnya

Mau tahu contoh-contoh dari teks deskripsi? Yuk, lihat beberapa contoh beserta dengan penjelasan struktur teksnya berikut ini.

--

 

Penjelasannya sih aku paham, tapi kalau ketemu soal masih suka bingung…

Hayo, siapa yang sering mengalami hal seperti ini? Nah, kalau iya, artinya kamu masih kurang latihan, nih. Kamu harus lebih banyak melihat, membaca, dan menganalisis berbagai macam teks deskripsi agar lebih terlatih.

Tenang, berikut ada beberapa contoh teks deskripsi beserta penjelasan strukturnya yang bisa membantu kamu lebih paham. Yuk, disimak! Psst, sebelum liat contoh, kita refresh materinya dulu secara singkat ya.

 

Pengertian Teks Deskripsi

Nah, sebelum melihat beberapa contoh teks deskripsi, tentu kamu perlu tahu dulu kan apa pengertiannya. Teks deskripsi adalah sebuah tulisan yang menggambarkan suatu objek berdasarkan hasil pengamatan, perasaan, dan pengalaman penulisnya.

Teks ini biasanya berisi kalimat yang memaparkan sebuah objek (benda atau makhluk hidup), agar pembaca mendapat kesan seolah-olah dapat melihat, mendengar, dan merasakan objek tersebut. Untuk itu, penulis harus menggunakan diksi dan bahasa yang baik agar bisa mendeskripsikan objek secara rinci.

Baca juga: Belajar Teks Deskripsi: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

 

Struktur Teks Deskripsi

Dalam sebuah teks tentu ada struktur penulisannya, begitu pula  dengan teks deskripsi. Simak detailnya berikut ini:

  • Judul

    Hal yang menggambarkan isi teks.
  • Identifikasi/Gambaran Umum

    Berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, atau pernyataan umum lainnya tentang objek.

  • Deskripsi Bagian

    Berisi perincian bagian objek, dapat berisi apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan oleh penulis.
  • Simpulan/Kesan

    Bagian penutup yang berisi kesan dari penulis tentang hal yang dideskripsikan.

isi teks deskripsi

Baca juga: 5 Contoh Teks Eksplanasi beserta Strukturnya

 

Contoh Teks Deskripsi dan Penjelasan Strukturnya

Contoh Teks Deskripsi tentang Alam


Parangtritis nan Indah

Salah satu andalan wisata Kota Yogyakarta adalah Pantai Parangtritis. Tepatnya Pantai Parangtritis berada di Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini terletak sekitar 27 km arah selatan Yogyakarta.

Pemandangan Pantai Parangtritis sangat memesona. Di sebelah kiri, terlihat tebing yang sangat tinggi, di sebelah kanan, kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Pantai bersih dengan buih-buih putih bergradasi abu-abu dan kombinasi hijau sungguh elok.

Kemolekan pantai serasa sempurna di sore hari. Di sore hari, kita bisa melihat matahari terbenam yang merupakan saat sangat istimewa. Lukisan alam yang sungguh memesona. Semburat warna merah keemasan di langit dengan kemilau air pantai yang tertimpa matahari sore menjadi pemandangan yang memukau. Rasa hangat berbaur dengan lembutnya hembusan angin sore, melingkupi seluruh tubuh.

Banyaknya wisatawan yang selalu mengunjungi Pantai Parangtritis membuat pantai ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Di pantai ini kita bisa menyaksikan kerumunan anak-anak bermain pasir. Tua muda menikmati hembusan segar angin laut. Kita juga bisa naik kuda atau angkutan sejenis andong yang bisa membawa kita ke area karang laut yang sungguh sangat indah.

Penjelasan struktur:

  • Judul: Dari judulnya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa teks akan membicarakan tentang keindahan dari Pantai Parangtritis.
  • Identifikasi/Gambaran Umum: Paragraf pertama dari teks menjelaskan mengenai gambaran umum dari Pantai Parangtritis, mulai dari apa itu Pantai Parangtritis hingga detail lokasi dari pantai ini.
  • Deskripsi Bagian: Penjelasan rinci mengenai Pantai Parangtritis dijelaskan oleh penulis pada paragraf 2 dan 3. Penulis menuliskan deskripsi sesuai dengan penglihatannya yang terlihat pada kalimat “pantai bersih dengan buih-buih putih”, “ tebing yang sangat tinggi”, “semburat warna merah keemasan di langit”, dan sebagainya.
  • Simpulan/Kesan: Simpulan serta kesan dari teks di atas adalah penulis sangat mengagumi keindahan dari Pantai Parangtritis dan ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh para wisatawan di pantai ini untuk menikmati keindahannya.

 

Contoh Teks Deskripsi tentang Tarian Tradisional

Tari Saman

Tari Saman tercatat di UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia sejak 24 November 2011. Pada awalnya, Tari Saman merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan (dakwah) dan ditarikan oleh laki-laki. Tari ini mengandung pendidikan keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan, dan kebersamaan.

Penari Saman berjumlah ganjil. Mereka menyanyikan syair lagu berbahasa Gayo bercampur bahasa Arab saat menari. Selain nyanyian, gerakan penari Saman diiringi alat musik berupa gendang, suara teriakan penari, tepuk tangan penari, tepuk dada penari, dan tepuk paha penari. Gerak dalam tari ini disebut guncang, kirep, lingang, dan surang-saring (semua nama gerak ini adalah bahasa Gayo).

Kostum atau busana khusus Tari Saman terbagi menjadi tiga bagian. Pada bagian kepala dipakai bulang teleng dan sunting kepies. Pada badan dipakai baju kantong, celana, dan kain sarung. Pada tangan dipakai topong gelang dan sapu tangan.

Penggunaan nyanyian, gerakan, hingga kostum penari pada Tari Saman sangat penting karena mengandung nilai-nilai yang menunjukkan identitas budaya, kekompakan, kebijakan, keperkasaan, keberanian, dan keharmonisan dari para pemakainya.

Penjelasan struktur:

  • Judul: menyatakan secara singkat mengenai isi artikel yang membahas tentang Tari Saman.
  • Identifikasi/Gambaran Umum: Paragraf pertama berisi tentang identifikasi atau gambaran umum mengenai Tari Saman. Mulai dari keunggulan, prestasi Tari Saman, hingga tujuan dari Tari Saman.
  • Deskripsi Bagian: Sementara itu, paragraf 2 dan 3 adalah deskripsi bagian. Penulis memberikan detail mengenai jumlah penari, gerakan tarian, lagu, hingga kostum yang digunakan oleh penari.
  • Simpulan/Kesan: Pada bagian penutup dituliskan kesan umum dari penulis mengenai Tari Saman yang mengandung banyak nilai budaya dan moral.

Baca juga: Contoh-Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks, dan Protokol

 

Contoh Teks Deskripsi tentang Rumah

Rumah Mungilku yang Baru

Sudah seminggu kami pindah ke rumah baru. Rumahku adalah rumah mungil yang berada persis di depan taman. Rumah itu hanya mempunyai luas 36 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi. Tidak luas dan tidak juga kecil buatku.

Kami memiliki taman kecil di teras depan yang dipenuhi dengan tanaman di pot warna-warni. Setiap tanaman tumbuh subur, ada tanaman bunga dan buah. Bahkan, tanaman cabe sudah berbuah banyak.

Bagian dalam rumahku pun tidak terlalu luas. Rumahku terdiri atas 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, dapur, ruang makan, dan 1 kamar mandi. Di ruang tamu hanya berisi karpet sebagai alas duduk dan rak buku yang terpasang di dinding. Agar suasananya harum, ada pewangi semprot otomatis yang terpasang di dinding. Lantai keramik putih membuat rumah mungil ini tampak luas

Itulah rumah mungilku yang baru. Meski rumah ini baru, tetapi kenangan yang ada di rumah ini masih tetap sama. Di sinilah tempatku dan keluarga akan hidup bahagia bersama.

Penjelasan struktur:

  • Judul: Dari judul kita dapat menebak bahwa teks akan menjelaskan mengenai rumah baru dari penulis.
  • Identifikasi/Gambaran Umum: Paragraf pertama dari teks menjelaskan mengenai gambaran umum dari rumah penulis, mulai dari lokasi rumah hingga detail luas rumah.
  • Deskripsi Bagian: Penjelasan rinci mengenai rumah baru dari penulis dijelaskan pada paragraf 2 dan 3. Penulis menuliskan deskripsi detail sesuai dengan suasana rumah, seperti “teras depan yang dipenuhi dengan tanaman di pot warna-warni”, “ruang tamu berisi karpet sebagai alas duduk dan rak buku yang terpasang di dinding”, dan sebagainya.
  • Simpulan/Kesan: Di paragraf terakhir atau keempat, penulis memberikan kesan bahwa ia sangat menyukai rumah barunya yang mungil namun tetap hangat dengan kenangan bersama keluarganya.

 

Contoh Teks Deskripsi tentang Rumah Adat

Rumah Tongkonan

Tongkonan adalah warisan rumah adat Sulawesi Selatan. Tongkonan berasal dari kata tongkon yang bermakna menduduki atau tempat duduk. Rumah adat ini dikatakan sebagai tempat duduk karena dahulu rumah tongkonan menjadi tempat bangsawan Toraja berkumpul untuk berdiskusi. Rumah ini berfungsi sebagai pusat pemerintahan, kekuasaan adat, sekaligus perkembangan kehidupan sosial budaya masyarakat Toraja.

Atap Rumah Tongkonan melengkung menyerupai perahu atau tanduk kerbau. Atapnya tersusun dari bambu. Di bagian depan terdapat deretan dekorasi sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan. Atapnya ditutupi dengan ijuk hitam. Bagian bawah rumah biasanya digunakan sebagai kandang kerbau. Bagian dalam rumah dijadikan tempat tidur dan dapur. Ukiran di sekujur bagian rumah menambah cantik bangunan ini. Ukiran ini bermotif garis-garis lengkung yang harmonis.

Perbedaan jumlah ruangan suatu Tongkonan mengandung makna sosial dan ekonomi. Semakin banyak ruangannya, semakin tinggi kedudukan Tongkonan tersebut. Posisi atau letak tangga dan pintu disesuaikan dengan konsep kepercayaan masyarakat Toraja. Selain itu, pola hias yang ada pada tongkonan juga mengandung makna sosial, ekonomi, dan religius magis terutama yang berhubungan dengan realitas kehidupan masyarakat Toraja.

Sungguh kaya warisan budaya Indonesia. Kita bangga memiliki warisan budaya dengan nilai artistik yang tinggi dan unik. Rumah adat Tongkonan adalah warisan budaya yang perlu kita jaga.

Penjelasan struktur:

  • Judul: Judul menyatakan secara singkat mengenai isi artikel yang membahas tentang Rumah Tongkonan.
  • Identifikasi/Gambaran Umum: Paragraf pertama berisi tentang identifikasi atau gambaran umum mengenai Rumah Tongkonan. Mulai dari asal usul hingga sejarah dari rumah adat ini.
  • Deskripsi Bagian: Sementara itu, paragraf 2 dan 3 adalah deskripsi bagian. Berisi detail atau bagian-bagian yang ada pada Rumah Tongkonan.  Penulis merinci bahan rumah, ukiran, hiasan atap, hingga pembagian ruangan.
  • Simpulan/Kesan: Pada bagian penutup dituliskan kesan umum dari penulis mengenai rumah adat Tongkonan yang perlu dijaga sebagai warisan budaya Indonesia.

Baca juga: Mengenal Teks Prosedur, Ciri-Ciri, dan Contohnya

 

Contoh Teks Deskripsi tentang Ayah

Ayah, Panutanku

Ayahku bernama Abu Salman. Ayah berpostur sedang, berumur sekitar 54 tahun. Rambutnya putih beruban. Di dagunya terdapat bekas cukur jenggot putih. Kulit ayahku kuning langsat. Wajah ayah tipikal Batak dengan rahang yang kuat dan hidung mancung tapi agak besar. Matanya hitam tajam dengan alis tebal. Sepintas ayahku seperti orang India.

Meskipun kelihatannya mengerikan, ayahku orang yang sabar. Wajahnya teduh dan selalu tersenyum menghadapi masalah apa pun. Ya, ayahku adalah orang yang paling sabar yang pernah aku kenal. Tidak pernah terlihat marah-marah atau membentak. Beliau selalu menunjukkan perasaannya lewat gerakan bermakna di wajahnya. Jika melihat anaknya membandel, ayah hanya menggeleng sambil berkata lirih untuk membujuknya.

Tidak seperti orang Batak yang logatnya agak keras, ayahku sangat pendiam. Beliau yang irit kata, lebih suka memberi contoh langsung kepada anaknya tanpa perlu menggurui. Bagai air yang mengalir tenang, tetapi sangat dalam. Beliau adalah teladan bagi anak-anaknya.

Penjelasan struktur:

  • Judul: Dari judul “Ayahku, Panutanku”, otomatis isi teksnya akan menjelaskan Ayah dari penulis.
  • Identifikasi/Gambaran Umum: Paragraf pertama dari teks menjelaskan mengenai gambaran umum dari ayah penulis, mulai dari nama ayah dan deskripsi dari penampilan ayah.
  • Deskripsi Bagian: Penjelasan rinci mengenai ayah penulis dijelaskan pada paragraf 2. Pada paragraf ini terdapat kalimat perincian untuk menjelaskan sifat ayah yang sangat penyabar, sehingga menjadi panutan dari penulis.
  • Simpulan/Kesan: Di paragraf terakhir atau ketiga, penulis memberikan kesan atau pendapat bahwa sifat-sifat baik dari ayah inilah yang menjadikannya panutan bagi anak-anaknya.

Kebahasaan teks deskripsi

Baca juga: Memahami Pengertian dan Unsur Teks Cerita Fantasi

Gimana, sudah jelas kan? Setelah melihat contoh teks deskripsi dan strukturnya di atas, sekarang kamu bisa mencoba sendiri, nih menentukan struktur dari sebuah teks deskripsi. Jangan malas untuk berlatih ya! Masih ingin melihat penjelasan lengkapnya? Langsung aja cek video belajar beranimasi tentang Teks Deskripsi di ruangbelajar!

New Call-to-action

Referensi:

Harsiati, Titik dkk. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Profile

Shabrina Alfari

Senior Content Writer at Ruangguru

Beri Komentar